Berbagi Cahaya

 

Tidak pernah terbesit dihati ini tentang betapa berartinya sebuah senyuman itu. Mungkin mata dan hati selama ini hanya terpaku pada diri sendiri dan tak pernah inin melihat sekitar. Ego, semua manusia memiliki  ego dan itulah yang menutup mata dan hati ini seolah acuh dan apatis terhadap lingkungan sekitar. Dan mungkin lingkungan perkotaan yang cenderung Individualis juga menjadi salah satu alasan kuat atas ke Apatisan sikap kita selama ini. Pernahkah kita merenung sejenak dan coba melihat lingkungan sekitar kita. Banyak yang membutuhkan uluran tangan tulus dari kita, banyak yang membutuhkan senyuman hangat dan sapaan akrab dari kita.

Aku mulai meyadari semua hal tentang kepedulian ini semenjak menapaki bangku kuliah. tiada kata terlambat untuk memulai

Kunjungan Ke Posko Korban Erupsi Sinabung, februari 2014

bukan materi, melainkan uluran tangan tulus serta rangkulan erat yang sangat mereka butuhkan

Grasias Mengajar, Maret 2014

Sebarkan walau sedikit, Nyalakan walau hanya sepercik